Green Latern Pointer

Trending Post

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2011

Cara Edit Subtitle Srt

Srt merupakan salah satu format subtitle untuk file video/film yang dimainkan di komputer. Namun kadangkala subtitle yang diunduh waktunya tidak sama dengan film yang kita miliki. Bagaimanakah cara menggesernya agar bisa sinkron. Caranya adalah menggunakan software pengedit srt. Berikut ini sedikit tipsnya.

Salah satu software yang mudah untuk digunakan adalah Subtitle Workshop.

Cara kerjanya seperti ini:


  • Silakan download Subtitle Workshop – download bisa dari sini (mediafire).
  • Ini versi portable, jadi tinggal dibuka zipnya dan dijalankan.
  • Silakan buka file srt yang ingin diedit dari File – Load Subtitle.
  • Kemudian Edit – Timing – Set Delay.
  • Jika subtitle terlalu cepat misalnya 3 detik silakan pilih ( – ) kemudian isi 3 detik dibagian timing detik (formatnya jam : menit : detik, milidetik).
  • Jika terlalu lambat misalnya 2 detik silakan pilih ( + ) kemudian isi 2 detik.


Maka seluruh text subtitle akan maju/mundur. Selain untuk mengedit dapat juga digunakan untuk membuat file srt.


Sumber : darmawanku.com
Read More......

Memainkan Game Ponsel Berbasis Java di PC

Berikut ini ada software yang bisa memainkan java baik game maupun aplikasi di dalam Komputer :

SJ-Boy Java Emulator

Cara penggunaannya cukup mudah, silahkan download  ,kemudian install. Setelah itu anda tinggal klik kanan di file java (*.jar) yang ingin Anda mainkan, klik ‘open with’ kemudian SJ-Boy Java Emulator. Atau bisa juga dengan drag dan drop file jar tersebut ke aplikasi emulator java ini. Game/aplikasi java anda akan ditampilkan dalam bentuk ponsel. Namun tidak semua java bisa dimainkan.

Midp2Exe

Selain itu bisa juga menggunakan software Midp2Exe. Software ini akan mengubah file jar menjadi exe sehingga bisa dijalankan di PC. Cara kerjanya sebagai berikut:


  1. Download Midp2Exe disini kemudian ekstrak
  2. Untuk membuat file jar menjadi exe software ini harus dieksekusi menggunakan command prompt
  3. Dari start menu windows klik ‘run’ kemudian ketik ‘cmd’,maka akan muncul command prompt
  4. Agar lebih mudah dalam mengeksekusi Midp2Exe, copykan saja file Midp2Exe dan java yang akan Anda ubah (jar) ke drive c:/
  5. Ubah path dalam command promt menjadi c:/ yaitu dengan cara mengetik ‘cd..’ sampai ke path c:/
  6. Setelah itu ketik: Midp2Exe -jar namafile.jar -out namafile.exe , contohnya apabila Anda ingin mengubah morange.jar adalah sebagai berikut: Midp2Exe -jar morange.jar -out morange.exe
  7. File morange.exe itu maka dapat Anda jalankan sebagai emulator dengan bentuk tampilan ponsel.
  8. File exe tersebut untuk berjalan tidak lagi membutuhkan file jar aslinya maupun midp2exe, namun masih membutuhkan MidpRuntimeDLL.dll
  9. Sehingga apabila Anda memindahkan file exe (misalnya morange.exe tadi) ke tempat lain, jangan lupa untuk menyertakan MidpRuntimeDLL.dll dalam folder yang sama dengan file tersebut.


Kelebihannya dibanding SJboy Java Emulator adalah bahwa Midp2exe menghasilkan file exe yang dapat berdiri sendiri. Kelemahannya yaitu penggunaannya masih menggunakan command prompt sehingga agak ribet.

Selamat Mencoba !

Sumber : darmawanku.com
Read More......

Minggu, 19 Desember 2010

Mengatasi "usb unrecognized"

Anda mungkin pernah melihat pesan error di samping ini dan mengalami hal seperti berikut. Anda sedang bekerja dengan perangkat USB, entah itu printer, flashdisk atau harddisk. Tiba-tiba tanpa dinyana hardware tersebut diam membisu, alias tidak berfungsi. Anda mendapatkan pesan error “USB Device Not Recognized” tiap kali Anda memasukkan kembali device tersebut ke port USB. Apa yang terjadi?

Ada beberapa jawaban yang bervariatif. Saya sudah menyusunnya berikut solusi masalah masing-masing. Anda bisa memilih sesuai dengan kemungkinan terdekat dengan kasus yang Anda alami. Permasalahan yang menyangkut pesan error ‘USB Not Recognized‘ adalah sebagai berikut:

Permasalahan Paling Umum

Device/Perangkat yang sedang Anda pakai termasuk dalam perangkat yang rawan terhadap perubahan arus listrik dan gangguan listrik statis. Salah satu device yang sering mengalami hal ini adalah USB Flashdisk. Jika ada kebocoran arus sedikit saja dalam casing yang kemudian menjalar ke flashdisk, bisa jadi menyebabkan flashdisk mengalami malfungsi. Begitu pula jika tanpa diduga ada pengaruh dari listrik statis pada lingkungan di seputar terminal USB. Hal ini diperburuk dengan kualitas casing komputer yang kebanyakan beredar di Indonesia seringkali tidak memenuhi standar keamanan grounding listrik.

Cara Mengatasinya :


  • Start > Run > Ketik “devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip) [OK].

Dari Menu Action, pilih “Scan for Hardware Changes“. Pilihan ini akan mengaktifkan deteksi hardware Windows untuk menemukan perangkat yang baru diinstall. Setelah selesai, tutup semua Device Manager dan Control Panel. Perhatikan apakah perangkat USB sudah berhasil dideteksi.


  •  Jika cara tersebut tidak berhasil, coba langkah berikut:

Disable fasilitas Power Management of the USB hub. Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut:
Klik Start > Run > Ketik “devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan [OK].
Tampilkan semua entri pada bagian Universal Serial Bus Controller, kemudian ikuti langkah berikut untuk tiap USB Root Hub yang tersedia.
- Klik kanan USB Root Hub > Klik Properties
- Klik Tab Power Management
- Klik untuk menghilangkan pilihan pada check box “Allow the computer to turn off this device to save power“, akhiri dengan [OK].

Permasalahan Pada Instalasi driver

Saat perangkat USB ditancapkan ke komputer (bahkan mungkin saat proses instalasi otomatis) driver USB tidak terinstall dengan baik dan justru mengakibatkan kerusakan fatal pada driver-driver USB lain.

Hilangkan semua device yang tersembunyi di Device Manager dengan cara sebagai berikut:

  • Klik Start > Run > Ketik CMD [OK],
  • Ketik “set DEVMGR_SHOW_DETAILS=1?” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan ENTER.
  • Ketik “set DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES=1?” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan ENTER.
  • Ketik “start devmgmt.msc” (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan ENTER.. Klik menu View > Show Hidden Devices.
  • Pada panel sebelah kiri, Klik tanda “+” untuk melihat isi Imaging devices, Unknown Devices dan USB Devices.
  • Apakah Anda menemukan USB Devices dan Unknown Devices (termasuk yang berwarna abu-abu)? Jika iya, Klik Kanan > Uninstall.

Perangkat USB sebelumnya berjalan Normal Kemudian tiba-tiba Tidak ada respon tanpa sebab yang jelas
Solusi:
Lakukan langkah berikut ini:
A)  Hapus semua file oem*.inf dengan cara:

  • Klik Start > Run > Ketik “cmd” (tanpa tanda kutip)
  • Dalam Command Line ketik baris perintah berikut (tanpa tanda kutip) dan akhiri dengan [ENTER] pada tiap akhir perintah:


“cd \windows\inf”[ENTER]
“ren infcache.1 *.old” [ENTER]
“ren oem*.inf *.old” [ENTER]
“del C:\windows\setupapi.log” [ENTER]

B)  Hapus semua entri registri dalam HKEY_LOCAL_MACHINE/Enum/USB yang dimulai dengan VID
Dengan menghapus entri VID dari registri, PC akan mendeteksi ulang hardware dan melakukan Restart.
Perhatian: Jika Anda menggunakan keyboard atau mouse USB, jangan hapus entri VID untuk perangkat tersebut karena bisa mengakibatkan Windows melakukan Restart dengan benar. Ikuti langkah berikut ini:

  • Klik Start > Run > Ketik “regedit” [ENTER] (tanpa tanda kutip) Selanjutnya Registry Editor akan muncul.
  • Masuk ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Enum\USB.
  • Pilih dan hapus semua entri VID_


Jika Anda mengalami masalah saat menghapus registri ini, mungkin Windows masih membatasi Permissions agar VID_ tidak terhapus. Atasi dengan cara berikut:

  1. Klik kanan pada Key yang akan dihapus > Pilih Permissions. Selanjutnya Window Permissions for The VID_… akan muncul.
  2. Pilih semua check box dalam sesi Group atau Usename, pilih Allow pada Full Control.
  3. Klik Apply dan akhiri dengan [OK]
  4. Matikan komputer.


C) Hubungkan kembali perangkat USB ke PC

  • Dengan kondisi komputer sedang mati, tancapkan perangkat USB pada port USB.
  • Restart Komputer.
  • Window ‘A New Hardware Detected’ akan muncul dan mendeteksi ulang hardware Anda.


 Perangkat USB sejak Awal tidak terdeteksi dan berfungsi normal atau sebenarnya berfungsi namun di tengah-tengah proses Anda mendapatkan pesan “USB Device has Malfunctioned“.


Solusi:

1. Coba gunakan Kabel USB yang lebih pendek ukurannya.
2. Coba tancapkan perangkat USB ke port USB PC di bagian belakang. Terkadang port USB di bagian depan PC kekurangan catu daya sehingga menyebabkan perangkat mengalami error
3. Sejumlah perangkat USB 2.0 tidak kompatibel dengan port USB 1.1. Cobalah secara bergantian di port USB 1.1 dan USB 2.0 untuk mengetahui apakah ini yang jadi masalah.
4. Coba downgrade semua Port USB dari versi 2.0 ke 1.1, Anda dapat mengubah setting ini lewat BIOS.
5. Jika tetap gagal, cobalah perangkat USB tersebut di komputer lain. Dengan begitu Anda bisa tahu mana yang jadi biang keladinya, perangkat USB atau port USB Anda.

Anda Juga bisa Mengikuti langkah Berikut :

1. Klik Start, klik Jalankan, ketik regedit, dan kemudian klik OK.
2. Cari dan kemudian klik nilai registri UpperFilters. Nilai ini terletak di subkunci registri berikut:
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Class\{4D36E967-E325-11CE- BFC1-08002BE10318} HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Control \ Class \ (4D36E967-E325-11CE-BFC1-08002BE10318)
4. Pada menu Edit, klik Delete, kemudian klik OK.
5. Cari dan kemudian klik nilai registri LowerFilters. Nilai ini terletak di subkunci registri berikut:
6. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Class\{4D36E967-E325-11CE-BFC1-08002BE10318} HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Control \ Class \ (4D36E967-E325-11CE-BFC1-08002BE10318)
7. Pada menu Edit, klik Delete, kemudian klik OK.
8. Exit Registry Editor. Keluar dari Registry Editor.
9. Restart the computer. Restart komputer.


Sumber : http://aalpolman.blogspot.com/2010/01/usb-not-recognized-tidak-dapat.html
Read More......

Rabu, 15 Desember 2010

Memperbaiki Flashdisk Rusak

Dalam beberapa kasus kerusakan pada flashdisk, ada 2 jenis kasus kerusakan yang terjadi pada flashdisk, yang pertama flashdisk tersebut memang sudah rusak di karenakan komponen nya memang sudah ada yang terganggu, tetapi ada juga kasus kerusakan pada flashdisk yang kerusakan tersebut terletak pada software nya.

Nah, untuk kasus yang kedua yaitu kerusakan flashdisk yang terletak pada kerusakan software nya ini merupakan kasus yang biasanya terjadi pada kebanyakan flashdisk, dan biasanya flashdisk tersebut langsung di buang oleh si pemilik nya.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk membetulkan flashdisk yang rusak yang di sebabkan oleh kerusakan yang terletak pada software flashdisk tersebut. berikut ini adalah cara-cara nya :

1. download software Hp drive boot utility melalui link ini

2. instal software yang telah di download.

3. pasang flashdisk anda ke komputer

4. jalankan aplikasi yang sudah di instal tadi

5. Pilih tipe format disk yang mau di gunakan (FAT, FAT32 atau NTFS)

6. Pilih Quick Format

7. Pilih Create New or Replace Existing Configuration

Dalam beberapa kasus memang ada yang berhasil ada juga yang tidak, itu tergantung dari letak kerusakan, jika memang terletak pada software flashdisk tersebut maka flashdisk pun dapat di gunakan kembali.

Tetapi bila letak kerusakan pada komponen nya, maka kerusakan tersebut tidak dapat dibetulkan dengan cara ini.

memperbaiki flashdisk yang rusak, memperbaiki flashdisk, cara



sumber : www.hasiaulia.net
Read More......

Selasa, 30 November 2010

Merakit Komputer

Perakitan komputer dilakukan dengan beberapa tahap, mulai dari persiapan alat, perakitan, pengujian hingga siap pakai. Berikut tahap-tahapannya:

Persiapan
Dalam tahap persiapan, banyak yang harus dilakukan terlebih dahulu agar lebih memudahkan dalam perakitan computer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul, seperti beberapa persiapan dibawah ini:

Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:


  • Komponen komputer

Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya

  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
  • Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
  • Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.


Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

Tahap Perakitan

1. Penyiapan motherboard

 Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

Sumber Gambar :belajarbersamayogyakarta.blogspot.com

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda,yaitu :

Jenis socket
Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
Turunkan kembali tuas pengunci.

Jenis Slot
Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

Sumber gambar : http://sonicjetz.wordpress.com
3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

Sumber gambar :http://www.tacticalpanda.co.uk

4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM
Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

Sumber gambar : http://imamprawiranagara.blogspot.com
5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

Sumber gambar : http://www.hardwareku.com
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

Sumber gambar : http://www.jpmccom.net/

9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
Pasang sekerup penahan card ke casing
Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

Sumber gambar : http://nabillathejak.wordpress.com/

10. Penyelessaian Akhir

Pasang penutup casing dengan menggeser
sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
Tahap Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:


  • Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  • Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.

Read More......